Marketing

Facebook vs Twitter: Mana yang Lebih Baik Untuk Bisnis Anda?

Jika Anda mengetahui apa pun tentang pemasaran masa kini, pasti Anda juga mengetahui bahwa media sosial merupakan kepingan penting dari keseluruhan digital marketing puzzle.  Milyaran pengguna di seluruh dunia tersebar namun juga terhubung berkat adanya sosial media, dengan nama-nama besar seperti Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube. Akan tetapi, mungkin muncul pertanyaan di benak Anda, yang manakah yang terbaik untuk Anda menuangkan marketing budget dan marketing effort Anda?

Facebook dan Twitter bagaikan raja dan ratu di kerajaan media sosial, mengalahkan situs-situs besar lainnya seperti Google Plus dan Pinterest selama beberapa dekade terakhir. Fitur yang serbaguna menjadikan keduanya channel yang sempurna untuk terhubung dengan target audiens yang luas. Keunggulan Facebook dan Twitter adalah inovatif dan mudah untuk beradaptasi dengan kebutuhan dan keinginan pelanggan. Walaupun belakangan ini mengalami naik turun, Facebook dan Twitter tetap menjadi pilihan favorit banyak pelaku bisnis. Jadi, jika keduanya sangat bagus, manakah yang benar-benar harus Anda gunakan? Simak perbandingan keduanya berdasarkan data statistik dan fitur-fitur pemasarannya.

Perbandingan Angka

Berdasarkan grafik di atas, jika dibandingkan berdasarkan angka pengguna aktif, Facebook tampaknya sangat sulit dikejar oleh sosial media lainnya (atau setidaknya untuk sekarang).

  • Pengguna aktif Facebook tercatat menguasai dua pertiga pasar dengan jumlah pengguna lebih dari 2,17 miliar di seluruh dunia.
  • Hingga Januari 2018, Indonesia merupakan negara pengguna Facebook terbesar keempat di dunia dengan 130 juta pengguna aktif.

Namun, bukan berarti Twitter tidak mempunyai keunggulannya sendiri. Berikut data statistik Twitter:

  • 81% millennial membuka Twitter sekali sehari.
  • Pengguna Twitter di Indonesia terbesar kelima di Indonesia dan termasuk yang paling cerewet dengan jumlah cuitan mencapai 4,1 miliar sepanjang tahun 2016.
  • Tagar yang menjadi trending topic global seringkali berasal dari Indonesia.83% pemimpin dunia mempunyai akun Twitter.

Berdasarkan angka-angka tersebut, Twitter merupakan tempat yang bagus jika Anda mengincar para millennial. Jika dieksekusi dengan tepat, fitur tagar di Twitter bisa menjadi marketing tool yang tepat untuk menciptakan brand awareness. Tetapi, jika Anda ingin menciptkan konversi dengan menjangkau audiens yang lebih banyak dan luas, beriklan di Facebook adalah pilihan yang tepat.

Fitur Periklananan

Salah satu manfaat terbesar dari periklanan Facebook adalah adanya jangkauan yang ditargetkan untuk pelanggan. Persempit pencarian Anda sampai Anda memusatkan perhatian hanya pada klien yang kemungkinan besar membeli produk dan layanan Anda. Hal ini akan membantu menjaga harga tetap rendah untuk kampanye berbayar Anda. Namun, menurut Laporan Penghasilan 2017 yang disampaikan oleh Facebook, harga rata-rata per iklan meningkat sebesar 35% selama 2017, sementara tayangan iklan hanya meningkat 10%.

Popularitas Facebook yang tinggi berarti kompetisi lebih ketat. Perusahaan perlu berusaha lebih keras dan menghabiskan budget lebih banyak untuk mendapatkan perhatian audiens. Di sisi lain, Twitter mungkin tidak sama fokusnya dengan Facebook dalam hal penargetan, tetapi Twitter jauh kurang kompetitif. Dengan Twitter tools yang tepat, Anda dapat menggunakan lead generation cards dan sumber daya lain untuk mendapatkan leads dan statistik untuk kampanye Anda lebih cepat.

Berikut adalah fitur-fitur lain dari Facebook dan Twitter yang wajib dipertimbangkan.

Fitur unik dari Facebook untuk Pemasaran

  • Pages to watch: Fitur ini memungkinkan perusahaan untuk melacak halaman pesaing, yang membantu Anda membuat strategi iklan yang lebih menarik.
  • Analisis aplikasi: Fitur ini membantu perusahaan memahami bagaimana audiens menggunakan aplikasi Facebook.
  • Facebook Messenger for Business: Solusi obrolan ini memungkinkan pelanggan untuk mengajukan pertanyaan, atau mengirim pertanyaan ke perusahaan untuk tanggapan cepat.
  • Analisis terperinci: Di bawah tab “pos” Anda, Anda dapat memanfaatkan analitik terperinci dari pos, pemirsa, tingkat keterlibatan, dan sebagainya. Hal ini mempermudah menilai tingkat keberhasilan setiap kampanye.

Fitur unik dari Twitter untuk Pemasaran

  • Go Live: Seperti Facebook Live, Anda cukup mengeklik tombol “Go Live” saat membuat tweet untuk menyiarkan konten pemasaran langsung ke pengguna Twitter. Sebagai contoh, Go Live bisa menjadi tempat yang tepat untuk melakukan promosi tentang event atau program baru yang akan segera diluncurkan.
  • Kartu Twitter: Mengumpulkan email dan menghasilkan leads untuk brand Anda kini lebih mudah dari sebelumnya. Di Twitter Ads, Anda juga dapat melacak ROI Anda dan melihat statistik Anda di setiap kampanye.

Dilihat dari fitur-fitur pemasarannya, Facebook menawarkan pilihan yang lebih baik dari Twitter. Akan tetapi, beriklan di Facebook berarti harus siap membayar lebih mahal dan bersaing dengan ribuan iklan lainnya.

So, who won this battle? Seperti yang kita lihat, Facebook dan Twitter punya keunggulan dan kekurangannya masing-masing. Secara keseluruhan, dapat disimpulkan jika Anda ingin fokus untuk membangun brand awareness dengan millennial sebagai target audiens pertama, Anda dapat mencoba Twitter Ads. Jika Anda mempunyai marketing budget yang lebih besar, siap menghadapi kompetisi yang lebih ketat, serta lebih fokus ke konversi dengan target audiens yang lebih banyak dan luas, maka Facebook Ads patut dicoba.

Konten ini dipersembahkan oleh Heroleads Indonesia, perusahaan teknologi yang membantu bisnis Anda berkembang dengan menggunakan teknologi performance marketing terbaru. Kunjungi blog Heroleads Indonesia untuk artikel dan informasi seputar pemasaran digital, teknologi, dan bisnis.
You may also like
Instagram Stories: Efektif Meraih Audiens
Tren Pemasaran Digital 2018 yang Perlu Anda Ketahui

Leave Your Comment

Your Comment*

Your Name*
Your Webpage

error

Belajar sesuatu yang baru? Share ke orang lain untuk berbagi ilmu :)