Leadership

Perbedaan antara Tim vs Grup

Ketika kita bekerja di perusahaan, kemungkinan besar kita bekerja dalam sebuah tim. Entah itu tim dalam satu divisi ataupun dalam sebuah project. Sering kali kita mendengar istilah teamwork, dan dalam setiap interview pekerjaan kemampuan kita untuk bisa bekerja dengan tim akan selalu menjadi bahan pertimbangan utama.

Tapi apakah benar kalau kita itu dalam sebuah tim? Dan apa bedanya dengan grup?

Menurut Katzenbach & Smith, tim adalah kumpulan dari beberapa orang yang memiliki kemampuan skill yang saling menunjang, berkomitmen untuk tujuan yang sama, pengukuran gol yang ingin dicapai, dan saling ketergantungan satu sama lain.

Kalau kita lihat dari definisi diatas ada 4 elemen penting dari sebuah tim:

  1. Skill yang saling menunjang. Tim yang baik memiliki terdiri dari individu yang memiliki skill yang bebeda namun saling melengkapi.
  2. Berkomitmen dengan tujuan yang sama. Sebuah tim memiliki kesamaan tujuan dan berkomitmen bersama-sama untuk mewujudkan tujuan tersebut.
  3. Pengukuran gol yang ingin dicapai. Kinerja setiap individu dalam tim haruslah di monitor dan selalu melakukan review untuk meningkatkan performa masing-masing.
  4. Saling ketergantungan satu sama lain. Semua member dalam sebuah tim memiliki beban tanggung jawab yang sama besarnya untuk meraih tujuan dari tim itu sendiri

Sedangkan grup adalah kumpulan orang yang berkolaborasi untuk menyelesaikan satu aktivitas atau pekerjaan.

Perbedaan paling jelas dapat dilihat ketika dalam sebuah meeting.

Pembicaraan di dalam meeting sebuah tim biasanya cukup terbuka, setiap individu diharapkan untuk kontribusi ide untuk menyelesaikan masalah. Keputusan diambil bersama-sama.

Dalam sebuah grup, meeting digunakan untuk berko0rdinasi. Pemimpin dalam grup akan mendelegasikan tugas ke setiap individu dan komunikasi biasanya terjadi satu arah.

Baik itu Tim ataupun Grup, memiliki fungsi masing-masing tergantung dengan kondisi pekerjaan yang dihadapi. Beberapa pekerjaan dengan intesitas tinggi akan lebih efisien dilakukan dengan grup. Sedangkan penetapan strategi yang matang misalnya akan lebih produktif dilakukan dengan tim.

Sebagai seorang pemimpin, penting untuk kita bisa mengetahui seperti apa yang sedang dihadapi dan tentukan apakah penyelesaian masalah bisa berjalan dengan baik dengan sistem tim atau grup?

 

 

You may also like
The Art of Negotiation Skill
Memimpin Sebuah Crisis Recovery

Leave Your Comment

Your Comment*

Your Name*
Your Webpage

error

Belajar sesuatu yang baru? Share ke orang lain untuk berbagi ilmu :)