Leadership

Be Entrepreneur at Your Job

Menjadi seorang entrepreneur atau pengusaha nampaknya menjadi sebuah “trend” saat ini. Dengan berkembangnya dunia digital dan teknologi ditambah dengan banyaknya cerita anak muda yang sukses dalam berbisnis, membuat banyak orang terinspirasi dan berharap untuk menjadi pengusaha kedepannya.

Buat saya, entrepreneur adalah sebuah mindset yang bisa diterapkan tidak hanya untuk orang berbisnis tapi juga ketika kita bekerja di perusahaan. Jika anda ingin menjadi seorang pengusaha ke depannya, mulailah untuk menerapkan mindset entrepreneur ini di pekerjaan anda sebagai bekal untuk perjalanan bisnis anda nanti. Jika anda seorang karyawan professional yang butuh lompatan dasyat di karir anda, mulailah untuk menjadi seorang entrepreneur di jabatan anda sekarang. Saya jamin ini akan membawa karir anda ke level yang jauh lebih tinggi.

Pertama, mari kita bedah dulu arti kata Entrepreneurship. Menurut kamus berbahasa Inggris:

Entrepreneurship is the pursuit of opportunity beyond the resources you currently control

Artinya seorang entrepreneur memiliki gairah untuk meraih kesempatan diluar dari kapasitas yang dimilikinya saat ini. Ini adalah mindset yang bisa dikembangkan oleh siapapun yang ingin sukses. Jika kebanyakan orang membatasi impiannya dengan kapasitas yang dimiliki saat ini, seorang entrepreneur tidak takut untuk mengejar mimpi yang lebih besar dari dirinya sendiri.

Orang dengan mindset entrepreneur memiliki karakter tertentu yang membedakan dia dengan orang lain:

Curiosity

Rasa penasaran adalah karakter yang cukup menonjol untuk seorang entrepreneur. Namun bukan sembarang rasa penasaran. Seorang dengan entrepreneur mindset sangat memahami tentang hal-hal disekitarnya dan selalu bertanya kepada dirinya sendiri, bagaimana saya dapat membuat diri saya dan hal-hal di sekitar saya lebih baik.

Ownership

Bukan sekedar penasaran, seorang dengan entrepreneur mindset berani mengambil action untuk membuat sesuatu lebih baik. Ketika ada masalah, dia tidak saling menyalahkan dan pasrah. Terlepas siapa yang menimbulkan masalah, dia memiliki inisiatif untuk membuat sesuatu lebih baik.

Committed

Konsistensi adalah hal yang sulit dilkakukan, terutama ketika berada dalam tekanan. Ketika seseorang dengan entrepreneur mindset sudah memutuskan untuk mengerjakan suatu project, dia akan memberikan 100% waktu dan tenaga, dan ketika ada tekananan dari manapun, dia akan konsisten dengan komitmennya.

Resourceful

Salah satu penyebab utama kegagalan suatu project adalah kurangnya dana, skill, network, talent dan waktu. Harus diakui tidak ada manusia yang sempurna, dan sering kali kita dihadapkan oleh masalah di luar kapasitas kita. Seorang dengan mindset entrepreneur sadar akan kekurangannya dan membangun sebuah jembatan untuk menghubungkannya ke resource yang dibutuhkan.

Adaptive

Perubahan adalah suatu yang pasti di era modern sekarang ini. Banyak orang yang mengalami kesulitan dalam menghadapi sebuah perubahan. Terutama ketika perubahan itu berlawanan dengan kebiasaan atau sudut pandang kita. Kemampuan beradaptasi sudah menjadi skill yang sangat dibutuhkan. Adaptive bukan artinya mudah terbawa arus, namun memiliki open mindset ditambah dengan kemampuan me-manage perubahan.

Optimist

Di saat banyak orang yang melihat sesuatu dari sisi negatif, seorang dengan enrepreneur mindset selalu melihat sebuah masalah adalah sebuah kesempatan yang bisa diselesaikan. Dengan ini tidak perlu yang ada diresahkan karena segala sesuatu pasti ada solusinya. Sifat optimis akan membantu anda untuk mengurangi stress dan fokus ke hal-hal positif untuk mengembangkan dirinya.

Saya yakin poin-poin di atas adalah karakter yang bisa dilatih. Jika anda sudah kuat di satu area, berkomitmenlah untuk mengembangkan area lain dari beberapa poin diatas. Begitu juga ketika anda membentuk satu tim atau ketika merekrut karyawan baru. Pastikan anda memiliki individu dengan karakter diatas.

Lalu setelah memiliki karakter-karakter diatas bagaimana menerapkan sikap entrepreneur di tempat kerja kita? Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Saya coba untuk share 3 hal:

Speak up, front up, step up

Jangan pernah diam saja ketika melihat masalah. Beranikan diri anda untuk berbicara apapun status anda diperusahaan tersebut. Terlepas anda seorang yang junior, karyawan baru, anak magang, ataupun msalah ini bukan ranah anda. Gunakan karakter-karakter yang sudah dibahas diatas untuk membangun sebuah kebiasaan untuk selalu komunikasikan masalah ke tempat yang sesuai.

Focus on solution, not a problem

Tidak hanya berani bicara, tapi tawarkanlah diri anda untuk menjadi solusi. Seseorang dengan mindset entrepreneur tidak fokus dengan siapa yang bertanggung jawab atau bagaimana suatu masalah bisa terjadi. Dia akan fokus untuk menyelesaikan masalah tersebut, walupun itu akan menambah waktu kerjanya dan menguras tenaga lebih. Karena dia tahu, dengan menyelesaikan masalah tersebut dia akan memberikan nilai tambah untuk dirinya sendiri dan untuk orang lain

Build personal development habit

Seorang entrepreneur sadar betul jika dia harus menjadi lebih baik setiap harinya. Dia akan selalu mencari cara dan berkomitmen untuk mengembangkan dirinya. Dia akan membaca buku lebih sering, belajar skill baru, datang ke workshop dan selalu dikelilingi orang-orang pintar untuk membantunya improve. Dia akan selalu challenge limitasinya dan tidak perlu bergantung mendapat kesempatan belajar/training dari kantor karena tanpa itupun dia sudah menciptakan kebiasaan belajar dalam rutinitas sehari-harinya.

So, baik ingin menjadi pengusaha yang sukses atau seorang professional yang kompeten, mindset entrepreneur ini akan sangat membantu anda meraih goal yang anda inginkan. Kuncinya adalah komitmen. Pasti akan ada waktu dimana mindset atau karakter entrepreneur anda diuji. Disinilah komitmen anda di challenge, untuk membantu keluar dari situasi tersebut, pastikan anda memiliki orang-orang yang kompeten untuk membantu anda.

You may also like
Learn To Unlearn
Blog Rama Dhonanto - Sisi Kerapuhan Pemimpin
Sisi Kerapuhan Seorang Pemimpin. Tunjukan atau Sembunyikan?

Leave Your Comment

Your Comment*

Your Name*
Your Webpage

error

Belajar sesuatu yang baru? Share ke orang lain untuk berbagi ilmu :)